‘MatKewl’ – Cermin Budaya & Ego Sosial dalam Nada Rileks Cisco

oleh Dayana Asiyah
0 komen 1.2K bacaan

Dalam dunia alt-rock tempatan yang sering dibayangi pengaruh Barat, Cisco muncul dengan ‘MatKewl’—sebuah lagu yang bukan saja catchy, tetapi penuh karakter dan makna tersembunyi.

Dari intro sampai penutup, single terbaru Cisco ini bukan sekadar naskhah tentang ego dan imej, malah sebuah  cerminan jujur tentang apa yang kita rasa bila berdepan dunia sosial yang penuh kepura-puraan.

Salah satu perkara paling menarik tentang MatKewl adalah penggunaan elemen budaya tempatan secara semula jadi — termasuk dialek Perak dan peribahasa Melayu yang diselitkan dengan kreatif.

“It does come quite naturally so to speak. Generally, CISCO is a band from Ipoh, Perak and a bit of it’s accent at the intro just felt like a nice touch — an ode and proud reminder of our origins & roots.”

Walaupun tak semua ahli berasal dari Perak, mereka sepakat bahawa negeri itu tetap dekat di hati. Kata drummer band tersebut, Nik Aqil, “We find it personally satisfying to slap a peghok accent in a song (bucketlist ✅)”.

Dari sudut lirikal, MatKewl membawa mesej berlapis — kritik sosial yang dibalut dengan lawak dan sindiran halus.

“I think it goes without saying, naturally in life, people always talk behind your back. Some do confront or express it freely as so, but mostly don’t have the guts to do so directly to our face,” jelas Nik.

Lagu ini terlahir daripada pengalaman mereka sendiri sebagai band yang jarang menerima maklum balas terus-terang, kecuali daripada rakan baik mereka, Hafiz Ahmad.

“MatKewl is meant to represent an alter ego or a facade you often put on to have that sense of confidence in a social setting… But as soon as it’s finished, seems like we’ve been writing about ourselves.”

Dari sudut produksi pula, groove dan grit yang mendefinisikan lagu ini bukan kebetulan. “The first riff you hear right after the intro section was heavily referred from the track Golden Cage by The Whitest Boy Alive. Structure & melody was based off Ratu Dansa by Carefree,” kata mereka.

Proses gubahan jadi lebih berwarna bila setiap ahli menambah sentuhan tersendiri — drum dan bass yang solid, gitar yang memberi lapisan tekstur, keyboard yang hidupkan suasana stereo dan vokal yang santai tapi bermakna.

“Vocals were meant to sort of take a back seat and play a role of somewhat a laidback narrator in the song.”

Cisco juga bangga dengan kematangan bunyi mereka berbanding EP sebelum ini. “There’s definitely a step towards a whole new cycle from our music approach this time around,” jelas mereka sambil beri kredit kepada Hafiz kerana membantu menunjukkan sisi baru dari sudut produksi.

“We take it we’re lucky to have an ‘otai’ like him to show that sonically there are other options for us to try and play around.”

Dengan MatKewl, Cisco bukan saja mempersembahkan karya yang menghiburkan,tetapi turut mencetus refleksi. Lagu ini bukan tentang jadi ‘cool’ semata-mata, tetapi tentang jadi diri sendiri — dengan cara yang paling jujur dan rileks.

Kalau belum dengar lagi — bro, apa tunggu lagi? 

Pakai earphone, hayati vibe dia. Siapa tahu, mungkin ada sikit MatKewl dalam diri.

Ikuti CISCO di:

Facebook

Instagram

Tinggalkan Komen Anda

Anda juga mungkin meminati

Ala... Ada pasang Adblocker Eh?

Support la kitorang dengan benarkan ads di pelayar web korang. Kitorang faham memang sakit mata tengok ads ni. Tapi, kasi chance lah. 😅